Wednesday, 20 April 2011

Pemerintah Bekukan PSSI, Jamin Liga Super Indonesia (ISL) Tetap Jalan

Pemerintah Bekukan PSSI, Jamin Liga Super Indonesia (ISL) Tetap Jalan

Posted: 28 Mar 2011 09:44 PM PDT


DETIKPOS.net - Berdasarkan UU no 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, pasal 13, 16, dan 87 serta serta PP Nomor 16 Tahun 2007, pemerintah membekukan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Nurdin Halid. Hal itu dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi kinerja Nurdin Cs, pasca terjadinya kekisruhan Kongres PSSI di Pekanbaru, Riau akhir pekan lalu.

Hasilnya, pemerintah pusat maupun daerah, melalui Kemenpora, KONI/KOI, beserta jajarannya menghentikan sementara penyaluran dana yang bersumber dari APBN kepada PSSI di bawah pimpinan Nurdin, hingga kepengurusan PSSI periode 2011-2015 terbentuk. Hal itu ditegaskan Menpora Andi A. Mallarangeng yang didamping Ketua KONI/KOI Rita Subowo di Kemenpora, Senayan, Jakarta, senin (29/3).

Pun, Andi menegaskan akan tetap melanjutkan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), Divisi Utama, I dan II sebagaimana mestinya yang akan dilaksanakan KONI/KOI bersama Pengprov PSSI dan pemerintah daerah, dimana klub setempat berasal. Andi bahkan akan tetap melanjutkan persiapan timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011 yang akan dijalankan Program Indonesia Emas (PRIMA).

Kini pemerintah akan menungggu keputusan selanjutnya dari FIFA, tentang Kongres PSSI yang dilakukan oleh 78 pemegang hak suara. "Mengenai Kongres kemarin, kami (pemerintah) masih menunggu sikap FIFA apakah kongres itu disahkan atau tidak. kebijakan ini diambil untuk mencegah kegagalan kembali kongres PSSI kedepan demi menyelamatkan organisasi PSSI dan melindungi kepentingan persepakbolaan nasional," kata Andi dalam pidatonya, usai melakukan pertemuan tertutup dengan KONI/KOI di kantor Kemenpora, Senin (28/3) kemarin.

Dengan demikian, PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin tidak lagi bisa mendapat fasilitas oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, termasuk dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia. "Langkah ini dilakukan bukan karena pemerintah tidak mengakui organisasi, tapi lebih kepada para personel yang ada di dalamnya," tegas staff Mentri Negara Pemuda dan Olahraga bidang Hukum dan Kemitran, Faisal Abdullah.

"PSSI di bawah pimpinan Nurdin dianggap tidak bertanggung jawab atas kekisruhan yang terjadi pada kongres kemarin. Sekarang kuncinya kami hanya akan menunggu keputusan FIFA. Jika FiFA mengatakan apa yang terjadi di Pekanbaru tidak sah, maka FIFA akan mengeluarkan solusi yang harus dilakukan terhadap PSSI mengenai Kongres selanjutya," ulasnya

0 comments:

Post a Comment

Computer tips

FeedBurner FeedCount

Text Widget